Kabupaten Pasuruan Diverifikasi Untuk Penilaian Kabupaten Layak Anak

Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melaksanakan penilaian KLA di Kabupaten Pasuruan, dengan melakukan tinjauan langsung untuk melihat kondisi di Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/05).

Tim KPPPA yang terdiri dari 2 tim tersebut melakukan beberapa agenda, diantaranya melakukan verifikasi ke Kecamatan Grati untuk meninjau Kecamatan Layak Anak (Kelana) Grati, juga Kecamatan Lekok mengunjungi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), serta beberapa tinjauan di tempat lain.

Salah satu verifikasi yang dilakukan oleh tim KPPPA juga adalah dengan datang langsung ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pasuruan, untuk melihat secara langsung layanan Telepon Sahabat Anak (TeSA), yang dikembangkan dan telah di launching oleh Dinas Kominfo sejak tahun lalu sebagai sarana layanan masyarakat yang memberikan perlindungan pada anak dari tindakan kekerasan baik fisik, psikis maupun seksual, dimana layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh anak, tanpa diskriminatif.

Kepala Dinas Kominfo, Syaifudin Ahmad, dalam penjelasannya kepada tim verifikator, menyampaikan bahwa layanan TeSA ini menjadi sarana pengaduan masyarakat terkait perlindungan anak, serta memberikan informasi kepada masyarakat sebagai upaya preventif dalam pencegahan terjadinya kasus-kasus tindak kekerasan dan hak anak lainnya, serta serta layanan pengaduan dan rujukan.

“Jadi Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah membentuk Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak, Tim Advokasi Kabupaten Layak Anak, dan Forum Anak Kabupaten Pasuruan yang melibatkan Perangkat Daerah (PD) dengan fungsi dan tugas masing-masing. Salah satu PD yang terlibat adalah Dinas Kominfo dengan tugas diseminasi informasi dengan disupport oleh Forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), serta dengan menyediakan layanan TeSA ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ifud, panggilan keseharian Syaifudin, menjelaskan kesiapan Kabupaten Pasuruan sebagai KPA, utamanya dari sisi teknologi, dimana saat ini Kabupaten Pasuruan terpilih menjadi 1 dari 100 smart city di Indonesia.

“Dengan terpilihnya Kabupaten Pasuruan sebagai smart city, dimana ada rencana aksi 6 dimensi, yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Society, ┬áSmart Economi, Smart Living dan Smart Environment, semua sdh terencanakan dan terprogram di lintas PD, dan hal ini selaras dengan layanan TeSA ini yang merupakan bagian dari Smart Living,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Tri Krisni Astuti, Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Kominfo juga menyampaikan peran Dinas Kominfo pada Kabupaten Layak Anak, dimana selain layanan TeSA, juga menggunakan sarana Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Pasuruan untuk diseminasi informasi melalui udara, dan juga memaparkan fungsi KIM sebagai mitra Pemerintah dalam diseminasi informasi sampai ke tingkat desa.

“Saat ini, layanan TeSA sudah banyak diakses oleh masyarakat, dimana masyakarat mengakses TeSA dengan menghubungi nomor telepon 0343-4742222 yang aktif selama jam kerja, dan rencana ke depan akan kita siapkan call center yang aktif selama 24 jam,” katanya. “Dan juga dengan adanya KIM di Desa-desa, bisa menjadi ujung tombak Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam diseminasi informasi terkait Kabupaten Layak Anak ini,” pungkasnya.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *